Abrocitinib: Solusi Inovatif untuk Dermatitis Atopik Sedang hingga Parah
INFOLABMED.COM – Abrocitinib merupakan salah satu solusi farmakologis terkini untuk mengatasi dermatitis atopik sedang hingga parah, terutama bagi pasien yang tidak merespons baik terhadap terapi lainnya.
Obat Abrocitinib hadir dalam bentuk tablet dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep serta pengawasan dokter.
Baca juga ; Deteksi dan Monitoring Kanker Kulit Tipe Squamous Cell Carcinoma dengan Bantuan Antigen SCCA
Apa Itu Abrocitinib?
Abrocitinib termasuk dalam golongan obat penghambat JAK (Janus Kinase).
Enzim ini berperan dalam proses peradangan yang menyebabkan gejala eksim.
Dengan menghambat JAK, abrocitinib membantu mengurangi peradangan dan rasa gatal yang mengganggu pada kulit penderita dermatitis atopik.
Merek Dagang Abrocitinib
Di Indonesia, abrocitinib tersedia dengan merek dagang Freorla. Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak usia ≥12 tahun dan orang dewasa.
Indikasi dan Manfaat
Abrocitinib digunakan untuk:
- Mengatasi dermatitis atopik sedang hingga parah
- Meredakan gejala peradangan dan gatal hebat pada kulit
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa dan anak ≥12 tahun:
- Dosis awal: 100 mg per hari
- Bila belum ada respons setelah 12 minggu: dosis dapat ditingkatkan hingga 200 mg per hari
Obat ini dapat diminum sebelum atau sesudah makan, sebaiknya dikonsumsi di waktu yang sama setiap hari.
Peringatan Sebelum Menggunakan
Sebelum menggunakan abrocitinib, informasikan kepada dokter bila Anda:
- Memiliki riwayat alergi terhadap obat ini
- Mengonsumsi obat antiplatelet, seperti anagrelide (kecuali aspirin dosis rendah)
- Mengidap penyakit hati berat, TB, penyakit infeksi, atau gangguan sistem kekebalan tubuh
- Sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan
- Sedang menjalani vaksinasi, terutama dengan vaksin hidup seperti BCG
Abrocitinib untuk Ibu Hamil dan Menyusui
- Kategori Z: Belum ada studi pada manusia, namun terdapat risiko cacat lahir pada hewan.
- Menyusui: Belum diketahui apakah obat ini masuk ke dalam ASI, konsultasikan dahulu dengan dokter.
Efek Samping Abrocitinib
Efek samping umum meliputi:
- Gejala mirip pilek (hidung tersumbat, bersin)
- Mual, muntah, sakit kepala
- Jerawat dan ruam kulit
- Sakit perut atau pusing
Efek samping serius yang perlu diwaspadai:
- Perdarahan tidak biasa atau memar
- Napas pendek, pucat, mudah lelah
- Tanda-tanda infeksi berat
- Risiko stroke atau serangan jantung
Interaksi Obat
Hindari penggunaan bersamaan dengan:
- Antiplatelet (peningkatan risiko perdarahan)
- Obat imunosupresan seperti adalimumab
- Vaksin hidup
- Fluconazole atau fluvoxamine (meningkatkan efektivitas abrocitinib)
- Rifampicin (menurunkan efektivitas abrocitinib)
Tips Penyimpanan dan Pencegahan
- Simpan di suhu ruangan, jauh dari cahaya langsung
- Hindari kontak dengan penderita infeksi selama pengobatan
- Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan
Abrocitinib, yang dikenal dengan merek dagang Freorla, adalah pilihan terapi efektif untuk penderita dermatitis atopik sedang hingga parah.
Baca juga ; Paederus sp. (Tomcat) | Klasifikasi, Morfologi, Gejala klinis, dan Habitat
Penggunaannya harus selalu dengan pengawasan dokter untuk menghindari risiko efek samping dan interaksi obat yang serius.
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala eksim parah yang tidak membaik dengan obat biasa, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan penggunaan abrocitinib.***
Post a Comment