Electroneurography (ENG, Nerve Conduction Studies): Prosedur, Manfaat, dan Indikasi Klinis

Table of Contents

Electroneurography (ENG, Nerve Conduction Studies) Prosedur, Manfaat, dan Indikasi Klinis


INFOLABMED.COM - Electroneurography (ENG) atau studi konduksi saraf adalah pemeriksaan yang digunakan untuk merekam kecepatan konduksi saraf guna membantu evaluasi penyakit atau cedera saraf perifer. 

Tes Electroneurography (ENG) sering dilakukan bersamaan dengan elektromiografi (EMG) dan secara kolektif dikenal sebagai pengujian elektrodiagnostik.

Baca juga : Electroneurography (ENG, Nerve Conduction Studies): Prosedur, Manfaat, dan Indikasi Klinis

Fungsi dan Manfaat Electroneurography (ENG)

Electroneurography (ENG) sangat sensitif dalam membedakan hilangnya akson akibat kompresi saraf yang parah, trauma, iskemia, atau peradangan dari demielinisasi yang disebabkan oleh kompresi saraf ringan hingga sedang dan gangguan autoimun. Studi konduksi saraf dapat:

  • Mengidentifikasi lokasi lesi demielinisasi segmental.
  • Menentukan apakah terjadi kehilangan akson atau hanya gangguan konduksi saraf.
  • Menyediakan data penting untuk diagnosis neuropati dan gangguan neuromuskular.

Prosedur Electroneurography (ENG)

Sebelum Tes:

  • Pasien tidak perlu berpuasa sebelum tes.
  • Jika pasien mengonsumsi analgesik harian, mereka dapat melanjutkannya seperti biasa.
  • Pasien dengan miastenia gravis yang menggunakan pyridostigmine harus menghentikan obatnya setidaknya 12 jam sebelum tes.
  • Dokter akan meminta persetujuan tertulis sebelum prosedur dilakukan.

Selama Tes:

  1. Kulit pasien dibersihkan dengan alkohol untuk meningkatkan konduktivitas.
  2. Studi Konduksi Saraf Sensorik: Elektroda perekam ditempatkan di atas saraf sensorik, dan rangsangan listrik diberikan dari posisi proksimal, menghasilkan gelombang potensial aksi saraf sensorik.
  3. Studi Konduksi Saraf Motorik: Elektroda ditempatkan di atas otot target, kemudian saraf motorik dirangsang secara proksimal, menghasilkan potensial aksi motorik gabungan.

Setelah Tes:

  • Elektroda dan pasta konduktif dihapus, dan kulit dibersihkan kembali.
  • Jika terjadi nyeri otot ringan, pasien dapat mengonsumsi analgesik.
  • Hasil abnormal akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan dokter spesialis.

Indikasi Klinis dan Gangguan yang Dapat Dideteksi

Electroneurography sering digunakan untuk mendiagnosis berbagai kondisi, termasuk:

  • Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS)
  • Sindrom Guillain-Barré
  • Sindrom Carpal Tunnel
  • Radikulopati Kompresif (Penyakit Diskus Tulang Belakang)
  • Miastenia Gravis
  • Distrofi Otot
  • Gangguan Saraf Perifer
  • Gangguan Plexus Saraf (Brachial, Lumbar)

Faktor yang Mempengaruhi Hasil Tes

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil studi konduksi saraf meliputi:

  • Nyeri Berat: Dapat menyebabkan hasil yang tidak akurat.
  • Usia: Kecepatan konduksi saraf cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
  • Kerjasama Pasien: Kurangnya kerja sama dapat membatasi kegunaan diagnostik.

Peringatan Klinis

  • Jika pasien memiliki implantable cardioverter-defibrillator (ICD) atau pacemaker, laboratorium harus diberi tahu karena stimulasi listrik dapat memicu perangkat ini.
  • Pasien dengan kecemasan berlebihan mungkin memerlukan obat anti-kecemasan seperti lorazepam sebelum prosedur.
  • Ketika memesan tes elektrodiagnostik, dokter harus memberikan diagnosis klinis yang lebih spesifik, misalnya "radikulopati lumbosakral kiri L5-S1" daripada sekadar "nyeri kaki kiri."

Electroneurography (ENG) adalah prosedur penting dalam diagnosis gangguan saraf perifer dan neuromuskular. 

Baca juga : Mengenal Cholinesterase: Acetylcholinesterase, Cholinesterase RBC, dan Pseudocholinesterase

Dengan sensitivitas tinggi dalam mendeteksi aksonopati dan demielinisasi, tes ini sering dikombinasikan dengan elektromiografi untuk mendapatkan gambaran lengkap kondisi pasien. 

Jika Anda mengalami gejala gangguan saraf, segera konsultasikan dengan dokter spesialis untuk evaluasi lebih lanjut.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Untuk nasihat atau diagnosis medis, konsultasikan dengan profesional.***

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment