Menyingkap Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR): Indikator Peradangan dalam Tubuh

Table of Contents

Menyingkap Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) Indikator Peradangan dalam Tubuh


INFOLABMED.COM - Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR), atau dikenal sebagai laju endap darah, adalah tes laboratorium yang sering digunakan untuk menilai keberadaan peradangan atau kondisi nekrotik dalam tubuh. 

Meskipun tidak spesifik untuk penyakit tertentu, peningkatan Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) sering dikaitkan dengan berbagai gangguan medis, termasuk infeksi, penyakit autoimun, dan kanker.

Baca juga : Mengapa ESR Penting? Memahami Peran Tes Sedimentasi Eritrosit dalam Kesehatan

Apa Itu Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR)?

Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) mengukur kecepatan sel darah merah (eritrosit) mengendap di tabung darah yang telah dicampur dengan antikoagulan. Dalam kondisi inflamasi atau nekrotik, terjadi perubahan pada protein darah yang menyebabkan eritrosit menggumpal dan mengendap lebih cepat. 

Hasil ESR dinyatakan dalam satuan mm/jam, di mana angka yang lebih tinggi menunjukkan tingkat peradangan yang lebih besar.

Nilai Normal ESR

Nilai normal ESR bervariasi berdasarkan usia dan jenis kelamin:

  • Laki-laki:
    • Di bawah 50 tahun: < 15 mm/jam
    • Di atas 50 tahun: < 20 mm/jam
  • Perempuan:
    • Di bawah 50 tahun: < 20 mm/jam
    • Di atas 50 tahun: < 30 mm/jam
  • Anak-anak: 3–13 mm/jam
  • Bayi baru lahir: 0–2 mm/jam

Penyebab Peningkatan ESR

ESR yang tinggi dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis, antara lain:

  • Penyakit Autoimun: Rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik (SLE), polymyalgia rheumatica.
  • Infeksi: Osteomielitis, infeksi bakteri atau virus.
  • Gangguan Darah: Anemia hemolitik, kanker darah (leukemia, limfoma).
  • Gangguan Kardiovaskular: Serangan jantung (myocardial infarction), arteritis temporal.
  • Cedera Jaringan: Luka atau operasi besar.

Penyebab Penurunan ESR

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ESR lebih rendah dari normal meliputi:

  • Penyakit Jantung: Gagal jantung kongestif.
  • Gangguan Darah: Polisitemia vera, anemia sel sabit.
  • Gangguan Protein Darah: Hipoalbuminemia, defisiensi faktor V.

Faktor yang Mempengaruhi Hasil ESR

Hasil ESR dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Kondisi Fisiologis: Meningkat selama menstruasi, kehamilan setelah 12 minggu, dan pasca persalinan.
  • Obat-obatan:
    • Meningkatkan ESR: Dextran, heparin, kontrasepsi oral.
    • Menurunkan ESR: Aspirin, albumin, kortikosteroid.

Prosedur Pengujian ESR

  1. Persiapan: Tidak diperlukan puasa sebelum tes. Petugas medis akan menjelaskan tujuan pengujian kepada pasien.
  2. Pengambilan Sampel:
    • Darah sebanyak 5 mL diambil menggunakan tabung berisi EDTA (antikoagulan).
    • Petugas medis menggunakan sarung tangan untuk menjaga kebersihan.
  3. Pasca Tes:
    • Sampel darah dicampur dengan EDTA secara perlahan.
    • Area pengambilan darah ditekan dan ditutup dengan perban untuk mencegah perdarahan.
    • Spesimen diberi label dan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.

Pentingnya Pemantauan ESR

Dalam kondisi seperti polymyalgia rheumatica dan arteritis temporal, Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) sering digunakan sebagai indikator untuk menyesuaikan dosis obat, seperti prednisone. 

Peningkatan drastis ESR (>55 mm/jam) pada arteritis temporal dapat menjadi tanda bahaya yang memerlukan terapi steroid segera guna mencegah komplikasi serius seperti kebutaan atau stroke.

Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) adalah tes sederhana namun sangat berguna dalam mendeteksi berbagai kondisi inflamasi dan nekrotik. 

Baca juga : Memahami ESR Tinggi: Apa yang Dianggap Sebagai Tingkat ESR Tinggi?

Hasil Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) yang tidak normal harus dikaji lebih lanjut dengan pemeriksaan medis lainnya untuk menentukan penyebab pastinya. 

Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai hasil ESR Anda, segera konsultasikan dengan tenaga medis profesional.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Untuk nasihat atau diagnosis medis, konsultasikan dengan profesional.***

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment