Fetal Hemoglobin (Hb F): Peran Penting Hemoglobin Janin dan Maknanya pada Orang Dewasa
INFOLABMED.COM - Fetal Hemoglobin, atau dikenal sebagai Hemoglobin F (Hb F), merupakan bentuk utama hemoglobin yang ditemukan dalam darah janin.
Perannya sangat vital dalam mengangkut oksigen, terutama di lingkungan dengan kadar oksigen yang rendah seperti di dalam rahim.
Baca juga : Pemeriksaan Hb Elektroforesis pada Thalasemia - Seri Pemeriksaan Laboratorium Medik
Meskipun kadar Hb F secara alami akan menurun setelah bayi lahir, dalam beberapa kondisi medis, Hb F tetap tinggi hingga dewasa.
Apa Itu Fetal Hemoglobin (Hb F)?
Hb F adalah jenis hemoglobin yang mendominasi sirkulasi darah pada janin.
Hb F memiliki kemampuan lebih tinggi dalam mengikat oksigen dibandingkan hemoglobin dewasa (Hb A), menjadikannya penting selama masa kehamilan.
Setelah lahir, produksi Hb F secara bertahap menurun, dan hemoglobin dewasa (Hb A1 dan A2) mulai menggantikan fungsinya.
Proses ini umumnya selesai dalam tahun pertama kehidupan.
Nilai Normal Hb F Berdasarkan Usia
Berikut adalah rentang kadar normal Hb F sesuai usia:
- 0–10 hari: 56–87%
- 11–20 hari: 55–83%
- 21–30 hari: 51–76%
- 31–40 hari: 46–70%
- 41–50 hari: 38–62%
- 51–60 hari: 31–54%
- 61–70 hari: 24–44%
- 71–80 hari: 17–34%
- 81–90 hari: 12–28%
- 91–100 hari: 8–24%
- 101–110 hari: 7–18%
- 111–120 hari: 5–15%
- 121–130 hari: 4–10%
- 131–140 hari: <6.1%
- 141–364 hari: <4.1%
- 1 tahun ke atas: <2.1%
Kapan Kadar Hb F Tidak Normal?
Peningkatan kadar Hb F pada orang dewasa bisa menjadi indikator kondisi medis tertentu, antara lain:
- Persistensi Herediter Hb F: Gangguan genetik di mana Hb F tetap tinggi meski sudah dewasa.
- Anemia Sel Sabit: Peningkatan Hb F dapat terjadi sebagai kompensasi terhadap kurangnya Hb A normal.
- Leukemia: Produksi Hb bisa berubah akibat gangguan pada sumsum tulang.
- Thalassemia: Hb F bisa sangat tinggi, terutama pada thalassemia mayor (20–90%) dan minor (2–8%).
- Hipertiroidisme dan kebocoran darah janin ke ibu juga dapat menyebabkan peningkatan Hb F.
Prosedur Pemeriksaan Hb F
Sebelum Tes (Pretest):
- Pasien diberi penjelasan mengenai tujuan pemeriksaan.
- Tidak memerlukan puasa sebelum pengambilan sampel darah.
Saat Tes:
- Sampel darah sebanyak 7 mL diambil menggunakan tabung EDTA (tutup ungu).
- Petugas menggunakan sarung tangan selama prosedur.
Setelah Tes (Posttest):
- Tekanan diberikan pada area penusukan untuk menghentikan perdarahan.
- Sampel darah dicampur dengan antikoagulan dan dilabeli sebelum dikirim ke laboratorium.
- Hasil abnormal dilaporkan kepada dokter penanggung jawab.
Fetal Hemoglobin (Hb F) berperan penting dalam masa perkembangan janin, namun pada kondisi tertentu, kadar Hb F bisa tetap tinggi bahkan setelah dewasa.
Baca juga : Pemeriksaan Laboratorium dalam Mendiagnosa Thalassemia
Pemeriksaan kadar Hb F dapat membantu mengidentifikasi kelainan darah seperti thalassemia dan anemia sel sabit.
Tes Hb F sederhana namun memberikan informasi klinis yang sangat penting.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Untuk nasihat atau diagnosis medis, konsultasikan dengan profesional.***
Post a Comment