Mengenal Fibrin Degradation Products (FDPs): Indikator Aktivitas Pembekuan dan Fibrinolisis dalam Darah

Table of Contents

Mengenal Fibrin Degradation Products (FDPs) Indikator Aktivitas Pembekuan dan Fibrinolisis dalam Darah


INFOLABMED.COM - Fibrin Degradation Products (FDPs), juga dikenal sebagai Fibrin Split Products (FSPs) atau Fibrin Breakdown Products (FBPs), adalah fragmen protein yang terbentuk saat bekuan fibrin dalam darah dipecah oleh sistem fibrinolitik, seperti enzim plasmin. 

Keberadaan FDPs dalam darah menunjukkan adanya aktivitas pembekuan dan pembubaran bekuan darah (fibrinolisis) yang baru terjadi.

Baca juga : Pemeriksaan D-Dimer: Panduan Lengkap Mengenai Uji Fibrinolisis dan Hasilnya

Fungsi dan Signifikansi Klinis

Selama proses hemostasis, tubuh membentuk bekuan fibrin yang stabil di lokasi cedera untuk menghentikan perdarahan. 

Setelah luka mulai sembuh dan bekuan tidak lagi diperlukan, sistem fibrinolitik menguraikan bekuan tersebut menjadi FDPs. 

Peningkatan kadar FDPs menunjukkan aktivitas fibrinolisis yang meningkat dan berperan sebagai indikator kondisi patologis tertentu seperti Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) dan penyakit vaskular oklusif akut.

Selain itu, FDPs memiliki efek antikoagulan, yang berarti dapat menghambat pembentukan bekuan darah baru.

Nilai Normal

  • <10 μg/mL (atau <100 mg/L dalam satuan SI)
    Nilai di atas 40 μg/mL sangat mengarah pada kemungkinan DIC.

Arti Nilai Abnormal

Kadar FDPs yang meningkat dapat ditemukan pada kondisi berikut:

  • Abruptio plasenta
  • Leukemia akut
  • Transfusi autologus
  • Luka bakar berat
  • Penyakit jantung bawaan
  • DIC (koagulasi intravaskular diseminata)
  • Heat stroke
  • Hipoksia
  • Infeksi berat
  • Kematian janin dalam rahim
  • Kehamilan lanjut
  • Penyakit hati
  • Kanker
  • Infark miokard
  • Shunt portakaval
  • Preeklampsia
  • Emboli paru
  • Penyakit ginjal
  • Sepsis
  • Syok
  • Pasca operasi jantung
  • Reaksi transfusi
  • Penolakan transplantasi
  • Trombosis vena

Faktor yang Mempengaruhi Hasil

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil tes FDP antara lain:

  • Hemolisis sampel darah.
  • Penggunaan obat-obatan seperti: barbiturat, heparin, streptokinase, dan urokinase yang dapat meningkatkan kadar FDPs.

Prosedur Pemeriksaan FDP

Sebelum Tes:

  • Pasien tidak perlu puasa.
  • Tes dilakukan sebelum pemberian terapi heparin.
  • Petugas medis akan menjelaskan tujuan pemeriksaan dan prosedurnya.

Saat Tes:

  • Sampel darah sebanyak 7 mL diambil menggunakan tabung dengan tutup biru muda.
  • Petugas medis menggunakan sarung tangan selama prosedur.

Setelah Tes:

  • Tekanan diberikan pada area pengambilan darah selama 3-5 menit.
  • Pasien diminta memantau perdarahan, dan jika perdarahan berlanjut, segera kembali ke laboratorium atau hubungi tenaga medis.
  • Spesimen harus diberi label, diletakkan di atas es, dan segera dikirim ke laboratorium.
  • Hasil abnormal harus dilaporkan ke dokter yang menangani.

Peringatan Klinis

Komplikasi yang mungkin terjadi adalah hematoma di lokasi pengambilan darah akibat waktu perdarahan yang berkepanjangan.

Baca juga ; Faal Hemostasis | Seri Edukasi Ahli Teknologi Laboratorium Medik

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Untuk nasihat atau diagnosis medis, konsultasikan dengan profesional.***

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment